s|c|i|e|ncom
Center for Professsional Development
Campaign: Sciencom Fungsi dan Tools untuk Troubleshoot Jaringan Anda para peserta pelatihan komputer yang mengambil materi networking pasti sangat familiar dengan tools seperti nslookup, ipconfig/ifconfig, netstat, ping dan tracepath. Simak penjelasan lebih lengkapnya dalam artikel ini.
Namun, untuk Anda belum mengenalnya, mari kita kenali fungsi dan cara kerja tools tersebut. - Nslookup
Perintah dasar ini dipakai untuk mencari alamat IP yang berkaitan dengan domain. Dengan mengetikkan perintah Nslookup, maka Anda dapat melihat IP address suatu website yang sedang dibuka. Disamping itu, Nslookup pun dapat dipakai untuk melakukan reverse lookup, menemukan nama domain yang terkait dengan IP address. - Ipconfig atau ifconfig Perintah Ipconfig dapat diakses pada perangkat berbasis Windows, sedangkan Ifconfig untuk perangkat Mac, Linux dan Unix. Dengan mengetikkan perintah ini, maka Anda dapat melakukan konfigurasi interface pada jaringan, serta mendapatkan informasi interface, IP address, DNS server, dan informasi lainnya di dalam komputer. Selain itu, perintah ini pun memungkinkan komputer yang Anda gunakan dapat meng-update IP address dan mendapatkan IP address baru dari DHCP server. - Netstat Netstat merupakan singkatan dari statistik jaringan. Perintah Netstat sendiri dapat menampilkan koneksi jaringan yang masuk dan keluar. Netstat dapat digunakan di Linux, Windows dan Mac, dimana setiap versinya memiliki pilihan baris perintah tersendiri. Dengan mengakses tools Netstat, maka Anda dapat melihat koneksi terbuka yang ada di dalam komputer, berapa banyak data yang sedang dikirim, dan program mana yang dapat dipakai untuk membuat koneksi. - Ping
Ada pula perintah Ping untuk mengirim ICMP echo request packets ke tujuan. Dengan memasukkan perintah ini, Anda dapat melihat berapa waktu perjalanan antara komputer ke latency, melihat request timed out, dan mengecek kesalahan saat komputer yang Anda gunakan tidak dapat terhubung dengan host tujuan. - Traceroute Perintah yang satu ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan Ping. Yang membedakan, Traceroute dapat memuat informasi mengenai jalur yang ditempuh oleh paket tujuan. Traceroute atau Tracepath akan mengirimkan paket ke tujuan, dan saat di perjalanan akan meminta setiap router internet untuk memberikan feedback saat dilewati. Dengan tools ini, maka Anda juga dapat memecahkan masalah koneksi dimana saat tidak dapat terhubung ke server, Traceroute akan menunjukkan jalur yang bermasalah. Kelima tools di atas dapat digunakan ketika ada troubleshoot suatu jaringan. Ingin memperdalam pengetahuan dan kemampuan dalam mengatur dan membangun jaringan? Saatnya Anda bergabung dengan salah satu pelatihan komputer terpercaya di Indonesia. Sumber:
● blog.pluralsight.com/network-troubleshooting-tools
● 7tutorials.com/command-prompt-advanced-networking-commands
● commandwindows.com/tcpiputil.htm
www.sciencom.com 2016 web design